Tonni Tesar, Bupati Kepulauan Yapen – Dapat Lampu Hijau Dari Gubernur, DPRP Dan MRP, Empat Kabupaten Di Kepulauan Saireri Siap Bentuk Provinsi Teluk Cenderawasih.

  • Whatsapp
Tonni Tesar, Bupati Kepulauan Yapen - Dapat Lampu Hijau Dari Gubernur, DPRP Dan MRP, Empat Kabupaten Di Kepulauan Saireri Siap Bentuk Provinsi Teluk Cenderawasih.
Tonni Tesar, Bupati Kepulauan Yapen - Dapat Lampu Hijau Dari Gubernur, DPRP Dan MRP, Empat Kabupaten Di Kepulauan Saireri Siap Bentuk Provinsi Teluk Cenderawasih.

69NewsPapua.com, Jayapura – Setelah mendapatkan lampu hijau dari Gubernur Papua, Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Majelis Rakyat Papua (MRP), empat Kabupaten di Kepulauan Saireri yakni Kabupaten Biak, Supiori, Kabupaten Waropen, dan Kabupaten Kepulauan Yapen, siap bentuk Provinsi Teluk Cenderawasih.

Dengan memperpendek rentan kendali penyelenggaraan pemerintahan untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah Saireri.

” Soal usulan pembentukan Provinsi Papua Teluk Cendrawasih untuk wilayah adat saireri, kita punya tekad dari beberapa kabupaten dari 4, Kabupaten Supiori, Biak, Waropen dan Kepulauan Yapen. Tadinya Mamberamo masuk tapi tidak masuk.

Kami berkeyakinan bahwa pemekaran ini bagian daripada bagaimana kita memperpendek rentan kendali penyelenggaraan pemerintahan dalam kaitan juga untuk mensejahterakan masyarakat yang ada di wilayah Saireri ini,” kata Bupati Kepulauan Yapen, Tonni Tesar, di Jayapura, Rabu, (23/10/2019).

Bupati Tonni menuturkan, dari pembentukan daerah otonomi baru di kepulauan Saireri, telah memdapatkan dukungan dari semua kalangan.

” Keinginan kita juga harus menyampaikan bahwa sebagian masyarakat juga telah memberikan dukungan terutama tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa, tokoh perempuan, tokoh agama telah memberikan dukungan.

Dan ini kita minta untuk dikaji kita lagi minta kepada Universitas Cenderawasih untuk melakukan kajian akademisinya dan kemudian kita lakukan seminar,” tutur Bupati Tonni.

” Nah kalau memang ini kajiannya telah memenuhi syarat dan pemerintah provinsi Bapak Gubernur dalam memberikan peluang untuk pemekaran di tujuh wilayah ini, maka usulan ini kita akan ajukan sesuai dengan prosedur yang ada, kita akan ajukan kepada provinsi, Bapak Gubernur, DPRP, dan juga MRP, kita akan ajukan bersama-sama, sehingga mendapatkan dukungan dengan semua syarat-syarat yang ada peta DUP nya, dan juga kajian akademisinya, dan kemudian kita ajukan ke Pemerintah Pusat,” papar Bupati Tonni lagi.

Tesar berharap,  wilayah Saireri dengan empat kabpatem ini siap dengan prosedur yang ada dengan mendaoatkan dukungan penuh, sehingga kehadiran provinsi baru dapat benar-benar demi keaejahteraan maayarakat.

” Jadi kita berharap pemekaran ini dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ada  kita lakukan sehingga, kehadiran Provinsi yang kita inginkan ini benar-benar bisa mendapat dukungan dari seluruh stack holders atau para pejabat yang ada di Papua yang punya kewenangan sesuai demgan aturannya. Dan juga bisa diterima oleh masyarakat yang ada sehingga betul-betul Provinsi ini dapat memberikan manfaat yaitu mensejahterakan masyarakat, memakmurkan masyarakat kedepan. Bukan untuk kepentingan-kepetingan elit atau bukan untuk kepentingan kita para penggagas, untuk mendapat jabatan atau kepentingan- kepentingan lain,” harap Tesar.

” Itu bagian yang tidak boleh kita utamakan tapi bagaimana kita bisa melakukan pemikiran bahwa pemekaran ini adalah untuk mempercepat proses pembangunan yang ada di tanah Papua, khususnya adat Saireri dengan usulan Provinsi Daerah Otonomi baru, Papua Teluk Cenderawasih,” tutup Tesar. (clw/trp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *